Al Marhum Al Maghfurlah KH. Mahmud Romli (Guru Mahmud)

Asal-usul ulama kelahiran Menteng yang sering dipanggil “Guru Mahmud” ini tidak terlalu jelas. Namun diperkirakan ia lahir pada tahun 1866. Tradisi penghormatan kepada guru yang demikian kuat telah menghalangi muridnya , bahkan anak-anaknya sendiri, untuk menanyakan langsung riwayat hidup Guru Mahmud kepada yang bersangkutan. Adalah tidak sopan, atau suhul adab, untuk bertanya tentang hal-hal yang bersifat pribadi kepada kepada guru, kecuali apa yang dituturkan sendiri oleh sang guru tanpa diminta oleh muridnya. Terlebih lagi , Guru Mahmud dikenal sebagai sosok yang tidak banyak bicara, sehingga sangat sedikit informasi yang diperoleh mengenai kehidupannya di masa kecil dan remajanya.
Hanya saja diketahui bahwa, semasa remaja, Guru Mahmud berangkat ke Tanah Suci bersama orang tua dan tiga saudaranya. Namun, semua anggota keluarga ini meninggal di Tanah Suci, kecuali Guru Mahmud. Ia kemudian mengembara ke Jazirah Arab seorang diri hampi 17 tahun. Untuk mempertahankan hidup , ia pernah bekerja sebagai satuan pengamanan kafillah dagang yang melintasi gurun-gurun Saudi.

Beberapa kebiasaan di sana rupanya masih terbawa hingga kembali ke tanah air, seperti kesukaan menunggang kuda dan tidak banyak bicara.

Untuk nafkah hidup sekembalinya di tanah air, ia berdagang burung dan batu-batuan. Meskipun terbuka kesempatan menjadi penghulu, ia menolak bekerja, dan ia hanya mengharapkan gaji dari Tuhan.

Guru Mahmud, yang nama lengkapnya adalah Mahmud Romli, dikenal sebagai jagoan yang tegas. Postur tubuhnya yang besar menunjang keberaniannya berhadapan dengan siapapun. Tetapi ia juga dikenal sebagai ulama ahli tafsir, meskipun juga alim dalam berbagai bidang lainnya.

Guru Mahmud meninggal sekitar tahun 1959 dalam usia 93 tahun.

Perihal Majelis Ta'lim Basaudan
Tempat belajar ilmu Agama Islam dan Bahasa Arab

One Response to Al Marhum Al Maghfurlah KH. Mahmud Romli (Guru Mahmud)

  1. Reiza mengatakan:

    Assalamu’alaikum

    Saya ingin tau silsilah KH Mahmud yang katanya keturunan SUltan Maulana Hasanudin dari Banten, apa benar begitu?, mohon info?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: