Ikhlas dan Adab-adabnya

  • Ikhlas adalah semata-mata karena Allah S W T (Abu Nashr Samarqandi) * Seperti seseorang yang lari dari binatang  buas dan tiada yang menakutkannya selain binatang tersebut. Niatnya murni tanpa campur lainnya (Al Ghazali)
  • Orang ikhlas itu menyembunyikan kebaikannya, sebagaimana ia menyembunyikan kejelekannya. Dana salah satu tanda ikhlas ialah, beramal tak ingin dipuji orang lain (Abu Laits Samarqandi)
  • Keutamaan ikhlas adalah
  1. Pahalanya dilipatgandakan, walaupun sedikit (An Nisa : 40)
  2. Allah SWT hanya menerima amalan yang ikhlas (Abu Laits Samarqandi)
  3. Dapat berjumpa dengan Allah SWT (Al Kahfi : 110)
  4. Ikhlas adalah Zuhud di dunia (Abu Laits Samarqandi)
  5. Allah SWT akan menjadikan diamnya sebagai tafakur dan bicaranya sebagai dzikir (Abu Laits Samarqandi)
  6. Amalan yang ikhlas, dapat dijadikan tawassul do’a (Bukhari, Muslim)

Bahaya Riya dan Sum’ah

  • Riya adalah berbuat ingin dilihat orang lain, sedangkan sum’ah adalah berbuat deng an tujuan menginginkan kemasyhuran (Abu Nashr Samarqandi)
  • Riya adalah syirik (Al Mu’min : 65)
  • Allah SWT akan berlepas diri dari perbuatan yang tidak ikhlas (Al An’am : 78)
  • Orang riya beribadah dijanjikan neraka wail oleh Allah SWT (Al Ma’uun : 4) * Akan dituntut kepada orang yang riya “Pergilah kepada orang yang kamu beramal karenanya ketika di dunia. Lihatlah apakah kamu mendapatkan ganjaran dari mereka ?”(Abu Nashr Samarqandi)
  • Amalan orangikhlas akan ditulis dalam ‘Illiyyin’. Dan amalan orang yang tidak ikhlas akan ditulis dalam “Sijjin” (Abu Nashr Samarqandi)
  • Ada sebagian amalan yang  lebih baik dilakukan sembunyi-sembunyi . sehingga dapat terselamt dari riya (Ali Imran : 29)
  • Orang riya itu memiliki empat tanda:
  • Malas jika sendirian
  • Menigkatkan amalan jika dipuji
  • Rajin jika dengan orang lain
  • Mengurangi amalan jika di cela (Ali bin Abi Tholib Ra.)
  • Allah SWT memberinya ilmu tetapi tidak diamalkan
  • Memberinya kesempatan bergaul dengan orang –orang shalaeh, tetapi ia tidak memahami hak – hak mereka.
  • Memberinya kesempatan beramal shaleh, Tetapi tidak ikhlas mengamalkannya (Hamid Al Lafaf)
  • Hai Orang Kafir !
  • HaI Orang Jahat !
  • Hai penipu !
  • Hai orang yang rugi ! (Abu Nashr Samarqandi)
  • Jika Allah SWT menghendaki kehancuran seseorang , Allah SWT akan menyiksanya dengan tiga hal:
  • Orang riya akan dipanggil pada hari kiamat dengan empat panggilan
  • Jangan riya sebelum dan ketika beramal. Setelah beramal, Perbanyaklan istighfar, khawatir masih ada riya (Abu Bakar Al Washiti)
  • Perkataan yang baik dan memberi maaf itu lebih baik, daripada sedekah yang diiringi menyakiti perasaan penerimanya (Al Baqarah : 263)

Perihal Majelis Ta'lim Basaudan
Tempat belajar ilmu Agama Islam dan Bahasa Arab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: