Do’a sehari-hari (Post 2)

Do’a Apabila ada anggota rombongan musafir yang membawa anjing atau lonceng

اَللّهُمَّ اِنِّى أَبْرَأُ اِلَيْكَ مِمَّا فَعَلَهُ هَؤُلآءِ فَلاَ تَحْرِمْنِى ثَمَرَةَ صُحْبَةِمَلَكٍ

“Ya Allah sesungguhnya aku membebaskan diri kepada Mu dari perbuatan mereka, maka janganlah Engkau mengharamkanku dari ditemani malaikat”

 

Do’a memasuki desa atau kota

اَللّهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ اَهْلِهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا،وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ اَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا

 

Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

Do’a singgah disuatu tempat

اَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan makhluk-Nya.”

 

Do’a jika merasa takut akan sesuatu (orang atau lainnya)

اَللّهُمَّ اِنَّانَجْعَلُكَ فِيْ نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ

Ya Allah sesungguhnya kami menyerahkan leher mereka kepada (kekuasaan)-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan-kejahatan mereka

 

Do’a tertimpa kesusahan

لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ الْعَظِيْمُ الَحَلِيْمُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

Tiada Tuhan melainkan Allah yang maha agung lagi maha pemurah, Tiada Tuhan melainkan Allah yang merajai ‘Arasy yang agung, Tiada tuhan melainkan Allah yang merajai langit, bumi dan ‘Arasy yang mulya

Atau membaca

يآحَيُّ يآ قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ

Ya Allah yang Hidup dan Maha Kuasa, aku memohon pertolongan dengan kasih sayang-Mu

 

 

Do’a kemalaman dalam perjalanan

يآاَرْضُ رَبِّي وَرَبُّكِ اللهُ ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّمَا فِيْكِ وَشَرِّمَاخَلَقَ فِيْكِ وَشَرِّمَا يَدُبُّ عَلَيْكِ.اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ اَسَدٍ وَاَسْوَدَ، وَالْحَيَّةِ وَالْعَقْرَبِ وَمِنْ سَاكِنَ الْبَلَدِ وَمِنْ وَالِدٍ وَمَاوَلَدَ

Hei bumi Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, Aku berlindung kepada Allah dari kejelekanmu dan kejelekan barang yang ada didalammu dan kejelekan makhluq didalammu dan yang melata diatasmu. Aku berlindung kepada Allah dari harimau dan seseorang, dari ular, kalajengking, jin, iblis dan syetan.

Do’a naik kapal

بِسْمِ اللهِ مَجْريهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ

Dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

Doa Pulang Dari Bepergian

Bertakbir tiga kali, di atas tempat yang tinggi, kemudian membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ. لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ. صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ. وَنَصَرَ عَبْدَهُ. وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

 

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allôh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepa-da Tuhan kami. Allôh telah menepati janjiNya, membela hambaNya (Muham-mad) dan mengalahkan golongan mu-suh dengan sendirian”.

Do’a Ketika Berbuka Puasa

 ذَھَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ.

“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah

basah serta pahala akan tetap, insya Allah.”

 اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَلِيْ.

“Ya Allah!, Sesungguhnya aku me-mohon

kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala

sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.”

Do’a Apabila Berbuka di Rumah Orang Lain

 أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَیْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ

 

“Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka

di sisimu dan orang-orang yang baik makan

makananmu, serta malaikat mendo’akan.”

 

Do’a Orang Yang Berpuasa Apabila Diajak Makan

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ فَلْیُجِبْ، فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْیُصَلِّ وَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْیَطْعَمْ

 

“Apabila seseorang di antara kamu diundang

(makan) dipenuhilah. Apabila puasa, hendaklah

mendo’akan (orang yang mengundang). Apabila tidak

puasa, hendaklah ia makan.”

Ucapan Orang Yang Berpuasa Bila DiHina

 إِنِّيْ صَائِمٌ، إِنِّيْ صَائِمٌ

Sesungguhnya aku sedang berpuasa.

Sesungguhnya aku sedang berpuasa”.

Doa penjaga diri

اَللّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِى وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ اَنْتَ اَخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا اِنَّ رَبِّى عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

 

“ Ya Allah, Saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan

diri saya dan dari kejahatan tiap-tiap makhluk yang Engkau

adalah pengendalinya. Sesungguhnya Tuhanku

atas jalan yang lurus”

Do’a Memohon Keluarga Yang Mulia

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

 

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah bagi kami istri-istri dan

keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah

kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa”

(QS. Al-Furqon : 74)

 

Do’a Ketika Ditimpa Kesedihan Yang Mendalam

لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِیْمُ الْحَلِیْمُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِیْمِ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِیْمِ

 

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Allah, Yang Maha Agung dan Maha Lembut, Tiada

Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan

‘Arasy yang agung. Tiada Tuhan yang berhak

disembah selain Allah, Tuhan langit dan bumi dan

Tuhan ‘Arasy yang mulia”

 

اللَّھُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَیْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّھُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ

 

 “Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan,

janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) kepada

diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala

urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Engkau

 لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِیْنَ

 

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Allah, Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah

termasuk orang-orang yang dzalim“

 

اللهُ اللهُ رَبِّي لاَ أُشْرِكُ بِھِ شَیْئاً

 “Allah, Allah adalah Tuhan-ku, aku sedikitpun

tidak menyekutukan-Nya”

 

Do’a Supaya Dimudahkan Urusannya

اللَّھُمَّ لاَ سَھْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَھُ سَھْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَھْلاً

 

“Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa

yang Engkau mudahkan dan tidak ada yang sulit jika

Engkau menghendakinya kemudahan”.

 

Do’a Untuk dibaca Pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

اَللّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوًّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

“Ya Allah , Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Banyak Memberi Maaf dan Menyukai memberi maaf, maka Maafkanlah aku.”

 

Do’a Mohon Pengampunan Dosa

 

اَللّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَبِيْرًا وَلاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْلِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ

Ya Allah ! Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri (bersalah) dengan aniaya (kesalahan) yang besar dan tiada yang mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah dosaku dengan ampunan dari sisiMu dan berilah aku rahmat, karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى خَطِيْئَتِى وَجَهْلِى وَاِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِ وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى مَاقَدَّمْتُ وَمَاأَخَّرْتُ وَمَااَسْرَرْتُ وَمَاأَعْلَنْتُ وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku, kebodohanku, kelewat batas dalam urusanku dan apa yang yang Engkau lebih tahu dari aku tentangnya. Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku yang diperbuat dengan kesadaran, dengan cara bermain-main, kekhilafan dan perbuatan yang disengaja. Semua itu datang dariku. Ya Allah ! Ampunilah dosaku yang telah terdahulu dan yang kemudian, yang kurahasiakan dan kulahirkan dan yang Engkau lebih tahu dari aku tentang itu. Engkau yang mendahulukan dan Engkau yang mengakhirkan dan Engkau Berkuasa atas segala sesuatu.”

Do’a Sholat Tahajjud

اَللَّھُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَیِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ،  وَالْجَنَّھُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِیُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللَّھُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَیْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَیْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَیْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلَھِيْ لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji,

Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-

Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan

bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau

Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.

Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan

bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau

benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu

dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka

adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah

benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-

Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah,

kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal,

kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali

(bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat

(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan

ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu,

ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan

datang. Engkaulah yang mendahulukan dan

mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah

kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada

Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

Do’a Mohon Perbaikan Agama, Dunia dan Akherat

اَللّهُمَّ اَصْلِحْ لِى دِيْنِى الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَاَصْلِحْ لِى دُنْيَايَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشِى وَاَصْلِحْ لِى اَخِرَتِى الَّتِى فِيْهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Ya Allah ! Perbaikilah agamaku yang menjadi pegangan segala urusanku. Perbaikilah duniaku yang disitu penghidupanku. Perbaikilah akhiratku yang disitu tempat kembaliku. Jadikanlah hidupku sebagai penambah segala kebaikan untukku dan Jadikanlah kematianku sebagai pemberhentian segala kejahatan.”

Do’a Sholat Dhuha

اَللّهُمَّ  اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha adalah waktu  dhuhaMu

dan keagungan adalah keagunganMU,

dan keindahan  adalah keindahanMU,

dan kekuatan  adalah kekuatanMU,

dan kekuasaan adalah kekuasaanMU,

dan  perlindungan adalah  perlindunganMU,

Ya Allah, jika rizkiku ada di atas langit, maka turunkanlah,

jika ada di dalam bumi, maka keluarkanlah,

jika masih sukar, maka mudahkanlah,

jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,

jika jauh, maka dekatkanlah,

dengan berkat waktu dhuhaMU, keagunganMU, keindahanMU, kekuatanMU dan kekuasaanMU,

limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada

hamba-hambaMU yang sholeh.”

Do’a sebelum bersetubuh

 بِسْمِ اللهِ اَللَّھُمَّ جَنِّبْنَا الشَّیْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّیْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

 

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami

dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa

yang Engkau rezekikan kepada kami.”

Do’a Supaya Memperoleh Cahaya Terang

اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُوْرًا وَفِى لِسَانِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى سَمْعِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِى نُوْرًا وَمِنْ اَمَامِى نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِى نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِى نُوْرًا اَللّهُمَّ اَعْطِنِى نُوْرًا

“Ya Allah ! Jadikanlah cahaya didalam hatiku dan di lidahku, jadikanlah cahaya dalam pendengaranku, jadikanlah cahaya dalam penglihatanku, jadikan cahaya dari belakangku , dari  hadapanku dari atasku dan dari bawahku! Ya Allah berilah aku cahaya!”

Do’a ini biasa dibaca Rasulullah SAW pada saat berangkat ke masjid pada waktu adzan shubuh setelah menjalankan sholat malam yang diakhiri witir

Do’a Penawar Hati Yang Duka

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.

 “Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”

Do’a Ketika Tertimpa Musibah

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”

Do’a memotong binatang qurban

Do’a menyembelih qurban milik sendiri

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّى

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dariku.

Do’a menyembelih qurban milik orang lain

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ ……

(sebutkan nama orang yang qurban)

 

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dari…. ( sebutkan nama orang yang qurban)

 

Do’a Menjenguk Orang Sakit

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِِيَكَ

Aku mohon kepada Allah yang Maha Mulia pemilik ‘Arasy Yang Agung, agar Dia menyembuhkanmu“.

 

Do’a Apabila ada anggota rombongan musafir yang membawa anjing atau lonceng

 

اَللّهُمَّ اِنِّى أَبْرَأُ اِلَيْكَ مِمَّا فَعَلَهُ هَؤُلآءِ فَلاَ تَحْرِمْنِى ثَمَرَةَ صُحْبَةِمَلَكٍ

 

“Ya Allah sesungguhnya aku membebaskan diri kepada Mu dari perbuatan mereka, maka janganlah Engkau mengharamkanku dari ditemani malaikat”

 

Do’a memasuki desa atau kota

 

اَللّهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ اَهْلِهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا،وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ اَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا

 

Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

 

Do’a singgah disuatu tempat

 

اَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

 

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan makhluk-Nya.”

 

Do’a jika merasa takut akan sesuatu (orang atau lainnya)

 

اَللّهُمَّ اِنَّانَجْعَلُكَ فِيْ نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ

 

Ya Allah sesungguhnya kami menyerahkan leher mereka kepada (kekuasaan)-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan-kejahatan mereka

 

Do’a tertimpa kesusahan

 

>لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ الْعَظِيْمُ الَحَلِيْمُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

 

Tiada Tuhan melainkan Allah yang maha agung lagi maha pemurah, Tiada Tuhan melainkan Allah yang merajai ‘Arasy yang agung, Tiada tuhan melainkan Allah yang merajai langit, bumi dan ‘Arasy yang mulya

 

Atau membaca

 

يآحَيُّ يآ قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ

Ya Allah yang Hidup dan Maha Kuasa, aku memohon pertolongan dengan kasih sayang-Mu

 

Do’a kemalaman dalam perjalanan

 

يآاَرْضُ رَبِّي وَرَبُّكِ اللهُ ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّمَا فِيْكِ وَشَرِّمَاخَلَقَ فِيْكِ وَشَرِّمَا يَدُبُّ عَلَيْكِ.اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ اَسَدٍ وَاَسْوَدَ، وَالْحَيَّةِ وَالْعَقْرَبِ وَمِنْ سَاكِنَ الْبَلَدِ وَمِنْ وَالِدٍ وَمَاوَلَدَ

 

Hei bumi Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, Aku berlindung kepada Allah dari kejelekanmu dan kejelekan barang yang ada didalammu dan kejelekan makhluq didalammu dan yang melata diatasmu. Aku berlindung kepada Allah dari harimau dan seseorang, dari ular, kalajengking, jin, iblis dan syetan.

 

Do’a naik kapal

 

بِسْمِ اللهِ مَجْريهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ

 

Dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

Doa Pulang Dari Bepergian

Bertakbir tiga kali, di atas tempat yang tinggi, kemudian membaca:

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ. لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ. صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ. وَنَصَرَ عَبْدَهُ. وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

 

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allôh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepa-da Tuhan kami. Allôh telah menepati janjiNya, membela hambaNya (Muham-mad) dan mengalahkan golongan mu-suh dengan sendirian”.

 

Do’a Ketika Berbuka Puasa

 

 ذَھَبَالظَّمَأُوَابْتَلَّتِالْعُرُوْقُوَثَبَتَاْلأَجْرُإِنْشَاءَاللهُ.

 

“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah

basah serta pahala akan tetap, insya Allah.”

 

 

 اَللَّھُمَّإِنِّيْأَسْأَلُكَبِرَحْمَتِكَالَّتِيْوَسِعَتْكُلَّشَيْءٍأَنْتَغْفِرَلِيْ.

 

“Ya Allah!, Sesungguhnya aku me-mohon

kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala

sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.”

 

Do’a Apabila Berbuka di Rumah Orang Lain

 

 أَفْطَرَعِنْدَكُمُالصَّائِمُوْنَ،وَأَكَلَطَعَامَكُمُاْلأَبْرَارُ،وَصَلَّتْعَلَیْكُمُالْمَلاَئِكَةُ

 

“Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka

di sisimu dan orang-orang yang baik makan

makananmu, serta malaikat mendo’akan.”

 

Do’a Orang Yang Berpuasa Apabila Diajak Makan

 

إِذَادُعِيَأَحَدُكُمْفَلْیُجِبْ،فَإِنْكَانَصَائِمًافَلْیُصَلِّوَإِنْكَانَمُفْطِرًافَلْیَطْعَمْ

 

“Apabila seseorang di antara kamu diundang

(makan) dipenuhilah. Apabila puasa, hendaklah

mendo’akan (orang yang mengundang). Apabila tidak

puasa, hendaklah ia makan.”

Ucapan Orang Yang Berpuasa Bila Dihina

 

 إِنِّيْصَائِمٌ،إِنِّيْصَائِمٌ

Sesungguhnya aku sedang berpuasa.

Sesungguhnya aku sedang berpuasa”.

 

 

Doa penjaga diri

 

اَللّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِى وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ اَنْتَ اَخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا اِنَّ رَبِّى عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

 

“ Ya Allah, Saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan

diri saya dan dari kejahatan tiap-tiap makhluk yang Engkau

adalah pengendalinya. Sesungguhnya Tuhanku

atas jalan yang lurus”

 

Do’a Memohon Keluarga Yang Mulia

 

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

 

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah bagi kami istri-istri dan

keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah

kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa”

(QS. Al-Furqon : 74)

 

Do’a Ketika Ditimpa Kesedihan Yang Mendalam

 

لاَإِلَھَإِلاَّاللهُالْعَظِیْمُالْحَلِیْمُ،لاَإِلَھَإِلاَّاللهُرَبُّالْعَرْشِالْعَظِیْمِ،لاَإِلَھَإِلاَّاللهُرَبُّالسَّمَوَاتِوَرَبُّاْلأَرْضِوَرَبُّالْعَرْشِالْكَرِیْمِ

 

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Allah, Yang Maha Agung dan Maha Lembut, Tiada

Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan

‘Arasy yang agung. Tiada Tuhan yang berhak

disembah selain Allah, Tuhan langit dan bumi dan

Tuhan ‘Arasy yang mulia”

 

 

اللَّھُمَّرَحْمَتَكَأَرْجُوفَلاَتَكِلْنِيإِلَىنَفْسِيطَرْفَةَعَیْنٍ،وَأَصْلِحْلِيْشَأْنِيكُلَّھُ،لاَإِلَھَإِلاَّأَنْتَ

 

 “Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan,

janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) kepada

diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala

urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Engkau

 لاَإِلَھَإِلاَّأَنْتَسُبْحَانَكَإِنِّيكُنْتُمِنَالظَّالِمِیْنَ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain

Allah, Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah

termasuk orang-orang yang dzalim“

 

اللهُاللهُرَبِّيلاَأُشْرِكُبِھِشَیْئاً

 “Allah, Allah adalah Tuhan-ku, aku sedikitpun

tidak menyekutukan-Nya”

 

Do’a Supaya Dimudahkan Urusannya

 

اللَّھُمَّلاَسَھْلَإِلاَّمَاجَعَلْتَھُسَھْلاًوَأَنْتَتَجْعَلُالْحَزْنَإِذَا شِئْتَسَھْلاً

 

“Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa

yang Engkau mudahkan dan tidak ada yang sulit jika

Engkau menghendakinya kemudahan”.

 

Do’a Untuk dibaca Pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

 

اَللّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوًّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

 

“Ya Allah , Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Banyak Memberi Maaf dan Menyukai memberi maaf, maka Maafkanlah aku.”

 

Do’a Mohon Pengampunan Dosa

 

اَللّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَبِيْرًا وَلاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْلِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ

 

Ya Allah ! Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri (bersalah) dengan aniaya (kesalahan) yang besar dan tiada yang mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah dosaku dengan ampunan dari sisiMu dan berilah aku rahmat, karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

 

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى خَطِيْئَتِى وَجَهْلِى وَاِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِ وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى مَاقَدَّمْتُ وَمَاأَخَّرْتُ وَمَااَسْرَرْتُ وَمَاأَعْلَنْتُ وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku, kebodohanku, kelewat batas dalam urusanku dan apa yang yang Engkau lebih tahu dari aku tentangnya. Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku yang diperbuat dengan kesadaran, dengan cara bermain-main, kekhilafan dan perbuatan yang disengaja. Semua itu datang dariku. Ya Allah ! Ampunilah dosaku yang telah terdahulu dan yang kemudian, yang kurahasiakan dan kulahirkan dan yang Engkau lebih tahu dari aku tentang itu. Engkau yang mendahulukan dan Engkau yang mengakhirkan dan Engkau Berkuasa atas segala sesuatu.”

Do’a Sholat Tahajjud

 

اَللَّھُمَّلَكَالْحَمْدُأَنْتَنُوْرُالسَّمَاوَاتِوَاْلأَرْضِوَمَنْفِیْھِنَّ،وَلَكَالْحَمْدُأَنْتَقَیِّمُالسَّمَاوَاتِوَاْلأَرْضِوَمَنْفِیْھِنَّ،وَلَكَالْحَمْدُأَنْتَرَبُّالسَّمَاوَاتِوَاْلأَرْضِوَمَنْفِیْھِنَّ،وَلَكَالْحَمْدُلَكَمُلْكُالسَّمَاوَاتِوَاْلأَرْضِوَمَنْفِیْھِنَّ،وَلَكَالْحَمْدُأَنْتَمَلِكُالسَّمَاوَاتِوَاْلأَرْضِ،وَلَكَالْحَمْدُ،أَنْتَالْحَقُّ،وَوَعْدُكَالْحَقُّ،وَقَوْلُكَالْحَقُّ،وَلِقَاؤُكَالْحَقُّ، وَالْجَنَّھُحَقٌّ،وَالنَّارُحَقٌّ،وَالنَّبِیُّوْنَحَقٌّ،وَمُحَمَّدٌحَقٌّ،وَالسَّاعَةُحَقٌّ،اَللَّھُمَّلَكَأَسْلَمْتُ،وَعَلَیْكَتَوَكَّلْتُ،وَبِكَآمَنْتُ،وَإِلَیْكَأَنَبْتُ،وَبِكَخَاصَمْتُ،وَإِلَیْكَحَاكَمْتُ. فَاغْفِرْلِيْمَاقَدَّمْتُوَمَاأَخَّرْتُ،وَمَاأَسْرَرْتُوَمَاأَعْلَنْتُ،أَنْتَالْمُقَدِّمُوَأَنْتَالْمُؤَخِّرُ،لاَإِلَھَإِلاَّأَنْتَ،أَنْتَإِلَھِيْلاَإِلَھَإِلاَّأَنْتَ

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji,

Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-

Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan

bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau

Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.

Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan

bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau

benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu

dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka

adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah

benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-

Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah,

kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal,

kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali

(bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat

(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan

ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu,

ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan

datang. Engkaulah yang mendahulukan dan

mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah

kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada

Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

 

Do’a Mohon Perbaikan Agama, Dunia dan Akherat

 

اَللّهُمَّ اَصْلِحْ لِى دِيْنِى الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَاَصْلِحْ لِى دُنْيَايَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشِى وَاَصْلِحْ لِى اَخِرَتِى الَّتِى فِيْهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ

 

Ya Allah ! Perbaikilah agamaku yang menjadi pegangan segala urusanku. Perbaikilah duniaku yang disitu penghidupanku. Perbaikilah akhiratku yang disitu tempat kembaliku. Jadikanlah hidupku sebagai penambah segala kebaikan untukku dan Jadikanlah kematianku sebagai pemberhentian segala kejahatan.”

 

Do’a Sholat Dhuha

 

اَللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha adalah waktu dhuhaMu

dan keagungan adalah keagunganMU,

dan keindahan  adalah keindahanMU,

dan kekuatan  adalah kekuatanMU,

dan kekuasaan adalah kekuasaanMU,

dan  perlindungan adalah  perlindunganMU,

Ya Allah, jika rizkiku ada di atas langit, maka turunkanlah,

jika ada di dalam bumi, maka keluarkanlah,

jika masih sukar, maka mudahkanlah,

jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,

jika jauh, maka dekatkanlah,

dengan berkat waktu dhuhaMU, keagunganMU, keindahanMU, kekuatanMU dan kekuasaanMU,

limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada

hamba-hambaMU yang sholeh.”

 

Do’a sebelum bersetubuh

 

 بِسْمِاللهِاَللَّھُمَّجَنِّبْنَاالشَّیْطَانَوَجَنِّبِالشَّیْطَانَمَارَزَقْتَنَا

 

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami

dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa

yang Engkau rezekikan kepada kami.”

 

Do’a Supaya Memperoleh Cahaya Terang

 

>اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُوْرًا وَفِى لِسَانِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى سَمْعِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِى نُوْرًا وَمِنْ اَمَامِى نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِى نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِى نُوْرًا اَللّهُمَّ اَعْطِنِى نُوْرًا

 

“Ya Allah ! Jadikanlah cahaya didalam hatiku dan di lidahku, jadikanlah cahaya dalam pendengaranku, jadikanlah cahaya dalam penglihatanku, jadikan cahaya dari belakangku , dari  hadapanku dari atasku dan dari bawahku! Ya Allah berilah aku cahaya!”

 

Do’a ini biasa dibaca Rasulullah SAW pada saat berangkat ke masjid pada waktu adzan shubuh setelah menjalankan sholat malam yang diakhiri witir

 

Do’a Penawar Hati Yang Duka

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ،ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّقَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْأَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِاسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَرَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَهَمِّيْ.

 “Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّوَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِالدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”

 

Do’a Ketika Tertimpa Musibah

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ،اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًامِنْهَا

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”

Do’a memotong binatang qurban

 

Do’a menyembelih qurban milik sendiri

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّى

 

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dariku.

 

Do’a menyembelih qurban milik orang lain

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ ……

(sebutkan nama orang yang qurban)

 

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dari…. ( sebutkan nama orang yang qurban)

 

Do’a Menjenguk Orang Sakit

 

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِِيَكَ

 

Aku mohon kepada Allah yang Maha Mulia pemilik ‘Arasy Yang Agung, agar Dia menyembuhkanmu“.

Perihal Majelis Ta'lim Basaudan
Tempat belajar ilmu Agama Islam dan Bahasa Arab

One Response to Do’a sehari-hari (Post 2)

  1. muhammad nur ichsan mengatakan:

    saya berkeinginan menguasai seluruh do’a do’a amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: